Adab Sahur dan Berbuka: 6 Sunnah Penting untuk Mengoptimalkan Puasa Anda

Puasa Ramadhan maupun puasa sunnah bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ibadah yang memiliki aturan serta adab sempurna mulai dari sebelum terbit fajar hingga matahari terbenam. Mengamalkan adab sahur dan berbuka sesuai tuntunan syariat tidak hanya bertujuan menjaga kekuatan fisik, tetapi juga mendatangkan keberkahan serta menyempurnakan pahala di sisi Allah.

Adab dan Sunnah Seputar Sahur

Sahur adalah hidangan penuh berkah yang mengawali ibadah puasa. Islam memberikan perhatian besar pada aktivitas ini melalui beberapa sunnah utama.

1. Melaksanakan Makan Sahur

Menyempatkan diri untuk bangun dan makan sahur sangat ditekankan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, meskipun hanya dengan beberapa suap makanan atau tegukan air. Selain sebagai asupan energi, sahur membedakan ibadah puasa umat Islam dengan puasa ahli kitab.

๐Ÿ“œ Hadits

ุชูŽุณูŽุญู‘ูŽุฑููˆุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽุญููˆุฑู ุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉู‹

“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat berkah.”

Periwayat: Anas bin Malik
Sumber: HR. Shahih Bukhari no. 1789 (dan Muslim)
Derajat: Muttafaq ‘alaih

2. Mengakhirkan Waktu Sahur

Berbeda dengan waktu berbuka yang dianjurkan untuk dipercepat, makan sahur justru disunnahkan untuk diakhirkan hingga mendekati waktu terbitnya fajar (waktu shubuh). Jeda waktu ideal yang dicontohkan oleh Nabi adalah sekitar waktu yang dibutuhkan untuk membaca 50 ayat Al-Qur’an.

๐Ÿ“œ Hadits

ุชูŽุณูŽุญู‘ูŽุฑู’ู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ู‚ูู„ู’ุชู ูƒูŽู…ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฐูŽุงู†ู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽุญููˆุฑู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽู…ู’ุณููŠู†ูŽ ุขูŠูŽุฉู‹

“Kami pernah makan sahur bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian Beliau pergi untuk melaksanakan shalat. Aku bertanya: ‘Berapa antara adzan (Shubuh) dan sahur?’. Dia menjawab: ‘Sebanyak ukuran bacaan lima puluh ayat’.”

Periwayat: Zaid bin Tsabit
Sumber: HR. Shahih Bukhari no. 1787
Derajat: Shahih

3. Mengonsumsi Kurma Sebagai Menu Sahur

Kurma tidak hanya disunnahkan saat berbuka, tetapi juga sangat dianjurkan sebagai santapan sahur. Mengonsumsi kurma memberikan asupan gizi yang cepat diserap oleh tubuh untuk menjalani hari.

๐Ÿ“œ Hadits

ู†ูุนู’ู…ูŽ ุณูŽุญููˆุฑู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ุงู„ุชู‘ูŽู…ู’ุฑู

“Sebaik-baik santapan sahur orang mukmin adalah kurma.”

Periwayat: Abu Hurairah
Sumber: HR. Shahih Sunan Abu Daud no. 2345
Derajat: Shahih

Adab dan Sunnah Seputar Berbuka (Iftar)

Waktu berbuka puasa adalah momen kegembiraan yang dinanti-nantikan oleh setiap muslim. Agar momen tersebut bernilai pahala berlipat, terdapat tiga sunnah utama yang perlu dijaga.

4. Menyegerakan Berbuka Saat Waktunya Tiba

Begitu matahari dipastikan telah tenggelam (hilangnya piringan matahari di ufuk barat), orang yang berpuasa sangat disunnahkan untuk segera berbuka sebelum melaksanakan ibadah shalat Maghrib. Sikap menunda-nunda berbuka justru bertentangan dengan petunjuk Nabi.

๐Ÿ“œ Hadits

ู„ูŽุง ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽุง ุนูŽุฌู‘ูŽู„ููˆุง ุงู„ู’ููุทู’ุฑูŽ

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”

Periwayat: Sahl bin Sa’d
Sumber: HR. Shahih Bukhari no. 1821 (dan Muslim)
Derajat: Muttafaq ‘alaih

5. Memilih Menu Berbuka Berdasarkan Urutan Sunnah

Dalam membatalkan puasanya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memiliki urutan makanan yang selalu beliau utamakan. Beliau memprioritaskan kurma basah (ruthab), jika tidak ada maka kurma kering (tamar), dan jika tidak ada keduanya beliau mencukupkan diri dengan air putih.

๐Ÿ“œ Hadits

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠูŽ ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชูŒ ููŽุนูŽู„ูŽู‰ ุชูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุญูŽุณูŽุง ุญูŽุณูŽูˆูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู

“Rasulullah pernah berbuka dengan kurma yang matang sebelum beliau melakukan shalat. Jika tidak ada kurma yang matang maka beliau memakan kurma kering. Jika tetap tidak ada maka beliau berbuka dengan minum beberapa teguk air.”

Periwayat: Anas bin Malik
Sumber: HR. Shahih Sunan Abu Daud no. 2356
Derajat: Shahih

6. Memanjatkan Doa Saat Berbuka

Waktu berbuka adalah salah satu waktu mustajab di mana doa seorang hamba tidak tertolak. Rasulullah mengajarkan sebuah doa indah sebagai wujud rasa syukur atas kembalinya kesegaran tubuh setelah menahan dahaga seharian.

๐Ÿ“œ Hadits

ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃู ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู’ ุงู„ู’ุนูุฑููˆู‚ู ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

“Telah hilang dahaga, dan telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.”

Periwayat: Ibnu Umar (disampaikan Marwan bin Salim)
Sumber: HR. Shahih Sunan Abu Daud no. 2357
Derajat: Shahih

Kesimpulan & Hikmah

Puasa adalah sarana pendidikan spiritual dan fisik yang komprehensif. Melalui 6 sunnah penting iniโ€”yakni bersahur, mengakhirkan sahur, sahur dengan kurma, menyegerakan berbuka, berbuka dengan kurma atau air, serta memanjatkan doaโ€”seorang muslim menunjukkan ketundukan penuh kepada petunjuk Rasulullah. Keseluruhan adab tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan, menjaga stamina agar tetap kuat beribadah, sekaligus meraih keberkahan yang berlimpah dari Allah Ta’ala.

FAQ: Pertanyaan Seputar Sahur dan Berbuka

Berapa jeda waktu ideal antara berhenti makan sahur dengan adzan Subuh?

Berdasarkan praktik Rasulullah dan Zaid bin Tsabit, jeda antara selesai makan sahur dengan shalat Subuh adalah seukuran waktu seseorang membaca lima puluh ayat Al-Qur’an (diperkirakan sekitar 10 hingga 15 menit). Ini menunjukkan anjuran untuk menunda sahur hingga mendekati fajar, namun dengan menyisakan sedikit waktu agar tidak terburu-buru.

Bolehkah berbuka puasa hanya menggunakan air putih saja?

Boleh dan hal ini sesuai dengan sunnah. Hadits dari Anas bin Malik menegaskan bahwa jika tidak menemukan kurma basah (ruthab) maupun kurma kering (tamar), maka Rasulullah mencukupkan berbuka dengan meminum beberapa teguk air putih, karena air memiliki sifat yang menyucikan.

Mengapa makan sahur sangat ditekankan padahal seseorang merasa kuat berpuasa tanpanya?

Sahur tidak hanya berfungsi sebagai bekal energi, melainkan merupakan ibadah yang memiliki dua keutamaan besar. Pertama, Rasulullah menyatakan bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan dari Allah. Kedua, makan sahur adalah syiar yang secara tegas membedakan tata cara puasa kaum muslimin dengan puasa ahli kitab.

Sumber: Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Shahih Sunan Abu Daud.